in , ,

Heboh, Pemotor Ini Kejang-Kejang di Jalan Usai Kecelakaan

#image_title

Biasalah.news – Media sosial dihebohkan dengan video korban tabrakan motor dalam kondisi kejang-kejang. Video itu diduga diambil oleh pengemudi lain setelah kecelakaan itu.

Dalam video berdurasi 21 detik, korban yang mengenakan pakaian dan celana hitam terlihat tergeletak di jalan dalam keadaan kejang-kejang.

Di balik video tersebut, warga mengaku panik dan warga lainnya langsung berdatangan untuk melihat korban kecelakaan tersebut.

“Gimana ih aa takut, Ya Allah, laa ilaaha illallah, panggil ambulans panggil ambulans” kata warga. Kapolsek Gakkum Laka Kota Sukabumi, Ipda Jajat Munajat, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas tersebut.

Dia mengatakan kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Pelabuhan II depan Gang Sadar, Desa Cikondang, Kota Sukabumi sekitar pukul 21.30 WIB pada Minggu (16/10).

Baca Juga : Pemotor di Ciputat Tewas Kecelakaan Akibat Flyover Rusak

“Kendara sepeda motor Honda Scoopy No Reg F-3055-SAC yang di kemudikan oleh saudara Siti Mahmudah melaju dari arah Cikondang menuju arah Pelabuhan II diduga kurang hati-hati, kurang konsentrasi dan tidak memperhatikan arus lalin yang akan dilaluinya,” kata Jajat kepada detikJabar, Senin (17/10/2022).

Selain itu, saat berbelok ke kanan jalan, pada saat yang sama sebuah Yamaha Lexi muncul di belakang No Reg F-3064-VAY yang dikendarai Septian Dwi Cahya.

“Sehubungan jarak terlalu dekat hingga kedua kendaraan tersebut bertabrakan dan pengendara kendaraan sepeda motor tersebut terjatuh,” katanya. Jajat mengatakan, korban langsung dibawa ke RSUD Syamsudin SH karena mengalami kejang-kejang di jalan.

“Pengendara mengalami luka-luka kemudian korban dibawa ke RS Syamsudin SH untuk mendapat pengobatan secara insentif. Sedangkan untuk kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan lalulintas tersebut mengalami kerusakan,” tutupnya.

Buat Website Mudah dan Cepat

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

Gegara Pakai Iphone, Siswi Ini di-Bully dan di Keroyok

Diskriminasi? Orang Lokal Bali Tak Dilayani Toko Roti